REVIEW – TEKNOLOGI – OPINI

Kupas Tuntas! Ilmu “Daging” Taklukkan Email Marketing

REVIEW – TEKNOLOGI – OPINI

Kupas Tuntas! Ilmu “Daging” Taklukkan Email Marketing

“Studi Pentingnya Penggunaan Email Profesional dalam Bisnis”

“Mas kalau website itu ibarat toko dalam bisnis online, jadi email itu udah kayak KTP online dong?”

Sebuah pertanyaan sederhana itu, diajukan oleh salah satu peserta dari pelatihan internet marketing untuk pemilik usaha kecil yang kebetulan saya ikuti beberapa bulan lalu. Sebagai salah satu pembicara, saya merasa bahwa pemikiran email layaknya sebuah KTP di dunia online, mungkin ada benarnya juga.

Layaknya sebuah KTP, email dapat menjadi representasi profil sekaligus menyajikan opsi untuk menjalin koneksi lebih lanjut lagi.

Namun, untuk urusan bisnis, pada kenyataannya email mempunyai peranan yang jauh lebih besar, terutama ketika kita ingin mengembangkan usaha melalui fasilitas internet. Dan pada artikel kali ini, saya akan membahas tentang sedikit ilmu terkait dengan email marketing utamanya bagi rekan-rekan yang akan terjun ke ranah online.

Dalam istilah anak IM (Internet Marketing), informasi semacam ini kadang disebut “daging”, untuk merepresentasikan pentingnya ilmu yang terkandung di dalamnya. Meski mungkin bukan daging kualitas tinggi, semoga artikel sederhana ini cukup bisa “mengenyangkan” ide dan pemikiran kita bersama akan upaya mengembangkan bisnis.

Semoga bermanfaat.

Prolog, Antara Email Dan Bisnis

Petikan pertanyaan di atas, diutarakan oleh salah satu pemilik usaha kecil dan menengah (UMKM) dalam acara pengenalan internet marketing pada medio tahun 2019 lalu yang diselenggarakan oleh salah satu badan non profit yang bergerak di bidang teknologi bekerja sama dengan pemerintah Kota Madiun.

Dalam acara tersebut ada cukup banyak hal yang justru menjadi feedback pembelajaran bagi saya, terutama dalam hal pemanfaatan fasilitas online untuk pengembangan usaha kecil dan menengah. Salah satunya adalah bagaimana kita memaksimalkan fungsi email yang selama ini tentu sudah banyak dikenal oleh pemilik usaha namun belum dimanfaatkan dengan maksimal.

Bagi rekan-rekan yang belum terlalu paham, secara sederhana, penggunaan email dalam bisnis atau yang akrab disebut email marketing adalah sebuah upaya pemanfaatan email (surat elektronik) untuk menjalin koneksi dengan konsumen melalui serangkaian teknik dan upaya terstruktur. Tidak hanya untuk menyampaikan informasi dari bisnis yang kita miliki, email marketing juga digunakan untuk mengkonversi promosi hingga menjadi transaksi.

Data dari AT&T (2019) menyebut bahwa, saat ini 77% dari konsumen online merasa lebih percaya untuk melakukan transaksi yang ditawarkan melalui email bisnis yang mereka ikuti. Selain itu, email marketing juga mengalami peningkatan yang cukup signifikan yakni 41% dari tahun lalu, sebagai pilihan bagi pemilik usaha kecil dan menengah yang baru terjun ke dunia online untuk menarik minat konsumen!

Lalu sebenarnya apa sih, yang membuat email mampu menjadi salah satu senjata ampuh menaklukkan ketatnya rimba persaingan bisnis dunia maya?

Nah untuk menjawab pertanyaan tersebut, berikut sebuah infografis sederhana tentang pentingnya memiliki email profesional pada sebuah bisnis.

Infografis Email Marketing – bi.dew.web.id 

Dari infografis di atas, saya garis bawahi kembali beberapa kelebihan utama ketika kita memanfaatkan email untuk mendongkrak usaha, yakni:

  1. Email Digunakan Secara Luas,
  2. Email Efisien Biaya,
  3. Email Memiliki Mobilitas Tinggi
  4. Email Bersifat Personal
  5. Email Lebih Tepat Sasaran
  6. Dan yang terakhir, Email Bersifat Multifungsi.

Belajar Dari Pengalaman

Sekedar sharing, beberapa waktu yang lalu saya mendapatkan kiriman email dari penyedia jasa domain dan hosting langganan saya RumahWeb.com, isinya kurang lebih seperti ini.

Nah, apa sih yang bisa kita pelajari dan kita kaitkan dengan pentingnya menggunakan email untuk mendukung bisnis kita?

Pada kenyataannya, kita tidak bisa memprediksi apa yang akan terjadi di masa depan, seperti wabah Virus Corona yang saat ini sedang menjadi masalah berskala internasional.

Semua lini kehidupan seakan lumpuh, tak acuh juga dengan dunia bisnis. Ketika mungkin ada beberapa jenis bisnis yang bisa seakan “hibernasi” di masa susah seperti saat ini, namun pada kenyataannya banyak sekali bisnis atau layanan profesional lain yang tetap harus berjalan bahkan sangat dibutuhkan.

Dengan memiliki lini layanan email yang profesional dan tertata apik, maka jembatan komunikasi bisnis kita dengan para konsumen niscaya akan tetap terawat baik.

Itulah alasan vital lainnya mengapa kita harus mempunyai email profesional untuk bisnis yang kita jalankan!

Setuju? lanjut..

Nah setelah mengetahui pentingnya penggunaan email profesional dalam bisnis yang kita bangun, tentunya langkah selanjutnya adalah bagaimana kita bisa menerapkan strategi yang tepat guna menjalankan upaya email marketing yang mantap.

Pada artikel kali ini, kita memang tidak akan terlalu membahas teori pentingnya email professional untuk bisnis, akan tetapi lebih terfokus pada pembahasan teknik email marketing sehingga harapan saya bisa membantu rekan-rekan pembaca untuk segera take action alias mempraktekkannya.

Sebagai informasi, selain dari pengalaman dan pengamatan pribadi, beberapa poin yang akan saya sampaikan juga terinspirasi dari pemikiran, kesulitan dan tantangan rekan-rekan pemilik usaha kecil dan menengah di lapangan.

11 Ilmu “Daging” Taklukkan Email Marketing

  1. Menggunakan Teknik “Double Open”

Apa itu teknik Double Open?

Sebelum membahas hal tersebut, dari data SearchEngineJournal.com mengungkap bahwa 7 dari 10 konsumen yang sudah subscribe pada email kita, tidak membuka email yang kita kirimkan karena berbagai alasan. Nah di sinilah teknik double open digunakan.

Sebenarnya sangat sederhana, kita hanya tinggal mengirimkan email kembali kepada konsumen yang tidak atau belum membuka email pertama yang kita kirimkan.

Namun yang perlu diperhatikan, pada teknik ini ada beberapa hal yang harus diubah dari email kita sebelumnya untuk memberikan kesan baru dan menambah daya tarik.

Poin-poin yang perlu dirubah adalah:

  • Buatlah kalimat Subjek yang lebih menggoda,
  • Optimasi pada bagian kalimat pembuka atau preheader text di badan email,
  • Perhatikan waktu pengiriman email, dari penelitian menyebut bahwa jam istirahat siang 12 hingga jam 1 siang, merupakan waktu terbaik.
  • Jangan kirimkan 2 email dalam waktu yang berdekatan, baiknya kita menunggu sekitar 3 sampai 5 hari sebelum mengirim email berikutnya.

Catatan: Bagi rekan-rekan yang belum mengetahui istilah tertentu, di ikuti saja karena nantinya akan ada penjelasan lebih lanjut. 🙂

  1. Gunakan Kalimat “Cliffhanger”

Jika ditanya, bagaimanakah cara paling efektif agar konsumen mau membuka email kita, jawabannya tentu dengan menggunakan kalimat yang mampu menarik rasa penasaran konsumen.

Nah di sinilah, ada sebuah tips yakni menggunakan teknik Cliffhanger. Cliffhanger secara sederhana adalah teknik copywriting yang ditujukan untuk menumbuhkan rasa penasaran dari para pembacanya.

Umumnya, kalimat yang digunakan pada bagian “subjek” email ini, bukan merupakan kalimat yang lengkap melainkan potongan kalimat atau terkadang kalimat tanya.

Contohnya, adalah salah satu email yang pernah saya dapatkan dari Rumahweb.com, yang bertulis…

“Resep agar WordPress ngebut…”

“Optimasi SEO dalam 10 menit…”

Untuk internet marketer, yang tentunya ingin situsnya berkembang dengan maksimal, pasti akan tertarik dengan kalimat “menggoda” tersebut. tinggal disesuaikan dengan bisnis dan target konsumen.

Plus, dengan penambahan titik-titik di belakang kalimat, seakan memberikan “rangsangan” bagi konsumen untuk menebak seperti apakah kelanjutan dari kalimat itu.

  1. Perhatikan Penggunaan Teks Preheader

Pada poin sebelumnya telah saya singgung tentang penggunaan teks Preheader.

Apa sih preheader itu?

Ketika kita menerima sebuah email, akan ada beberapa teks yang nampak sebelum kita membuka email tersebut. Yaitu nama pengirim, subjek email, serta preheader text.

Preheader text adalah beberapa kata atau kalimat pendek yang berada di awal badan email.

Untuk lebih mempermudah rekan-rekan dalam memahami silakan melihat gambar screenshot email masuk di bawah ini:

Pada Email tersebut “Rumahweb Indonesia” adalah nama pengirim email, sedangkan “Kiat Jitu Menghadapi Distrupsi Teknologi Informasi” adalah subjek email, dan yang terakhir “www.rumahweb.com” adalah preheader text.

Permasalahannya adalah, terkadang pemilik email bisnis hanya memberikan perhatian lebih pada subjek email saja. Padahal di sisi lain preheader text juga mempunyai fungsi yang sangat penting untuk menarik minat konsumen membuka email.

Nah, untuk membuat preheader yang baik, pada dasarnya tips yang bisa diterapkan adalah memilih kata-kata yang singkat namun menarik. Sama seperti contoh email di bawah ini:

Dengan memasukkan kata ajaib nan singkat seperti Free Shipping dan Today Only tentu akan lebih menarik minat konsumen untuk membuka email kita. Atau dalam bahasa Indonesia bisa kita ganti, 2 kata: Gratis Ongkir. Hanya Hari Ini!

Mantap kan? 🙂

  1. Buatlah CTA yang Kontekstual

Nah setelah beberapa poin penting dalam sebuah email yang harus diperhatikan di atas, ada satu lagi bagian dari email bisnis yang tidak boleh dilupakan yakni tombol CTA atau Call To Action.

Fungsi dari tombol ini adalah untuk mengarahkan konsumen dari email menuju ke halaman tertentu, semisal halaman produk bisnis kita atau mungkin informasi tertentu.

Yang perlu diperhatikan adalah, pada kenyataannya meski kita sudah membuat subjek line yang menarik, serta isi email super apik namun jika tanpa adanya tombol CTA yang baik maka upaya marketing Anda akan berakhir burik. Karena mereka akan terhenti membaca saja tanpa melakukan aksi atau transaksi apapun.

Nah, untuk poin yang satu ini umumnya kita temui tombol CTA dengan tulisan seperti “Beli Sekarang” atau “klik Disini”

Daripada menggunakan kata-kata yang sudah umum, akan lebih baik bila kita memilih kata lain yang lebih menarik. Panduannya, ikuti saja beberapa pertanyaan berikut ini.

  • Apakah CTA kita sudah mampu menggambarkan isi email?
  • Apakah CTA kita mudah untuk dilihat dan ditemukan?
  • Apakah CTA kita menarik untuk ditekan?

Gunakan kata-kata mujarab seperti diskon, free ongkir, hanya hari ini, dan kata-kata promosi yang serupa.

  1. Utamakan Engagement

Kebanyakan dari pelaku email marketing yang saya lihat adalah, hanya fokus pada short term goal atau tujuan jangka pendek, umumnya untuk meningkatkan penjualan.

Memang tidak ada salahnya berfokus pada hal tersebut. Namun sebenarnya kembali pada fitrah penggunaan email, email marketing akan lebih efektif jika mengutamakan tujuan engagement atau hubungan baik dengan konsumen atau subscriber email bisnis Anda.

Faktanya adalah ketika kita hanya mengejar tujuan jangka pendek untuk meningkatkan penjualan, adakalanya konsumen justru akan merasa tertekan dan bosan dengan email yang kita kirimkan.

Coba diperhatikan, konsumen yang subscribe pada email bisnis Anda pada awalnya hanya ingin mengetahui informasi-informasi semisal deskripsi produk, harga, fitur ataupun layanan yang bisnis Anda tawarkan. Dan butuh proses hingga mereka memang mau untuk melakukan transaksi dan seterusnya.

Dengan memupuk engagement atau hubungan yang baik lewat komunikasi berkelanjutan, maka tujuan jangka panjang dari email marketing bisnis Anda akan tercapai lebih maksimal.

  1. Singkat dan Padat Lebih Baik

Berbagi pengalaman, suatu ketika ada pertanyaan kenapa email yang dikirim oleh salah satu pemilik usaha tidak bisa menghasilkan feedback positif. Setelah dilihat, ternyata masalahnya adalah baik subjek line ataupun preheader text yang terlalu panjang dan cenderung bertele-tele.

Faktanya, hampir 60% dari email saat ini dibuka menggunakan media perangkat mobile. Ini masih berhubungan dengan poin mengapa kita harus menerapkan email profesional pada bisnis kita yang telah dibahas sebelumnya.

Pada era mobilitas tinggi, penggunaan gawai selalu identik dengan sesuatu yang singkat dan padat namun syarat informasi.

Dan untuk point ini, tipsnya adalah:

  • Gunakan angka, simbol atau emoji.
  • Gunakan sapaan yang lebih personal
  • Pilih kata-kata kreatif dan menggugah
  1. (Lagi) Pendek Lebih Baik

Yang menarik adalah, ada sebuah anggapan (karena belum terbukti tingkat validitasnya), bahwa email yang lebih pendek memiliki kesempatan untuk masuk dan digolongkan pada Primary Tab.

Nah. Apalagi ini primary tab? Silakan lihat gambar di bawah ini

Bisa dilihat, Gmail sebagai layanan Email terbesar dan paling banyak digunakan saat ini, membagi email masuk ke dalam 3 bagian yakni primary (utama), sosial dan promosi.

Umumnya, ketika kita mengirimkan email bisnis maka email tersebut akan dimasukkan ke tab promosi, yang mempunyai kemungkinan dibaca lebih kecil dibanding primary tab.

Dari situlah, ada beberapa internet marketer besar yang menyatakan bahwa ada kemungkinan email yang lebih pendek akan digolongkan sebagai email penting dan masuk pada tab utama.

Hal tersebut memang belum terbukti 100%. Namun saya sendiri merasa bahwa ini dimungkinkan karena, alasan pertama adalah yang banyak masuk ke primary tab adalah email personal atau yang bersifat action email (umumnya saat mendaftar suatu layanan, atau melakukan transaksi).

Dan memang benar, umumnya email seperti ini ditulis dalam jumlah kalimat yang lebih sedikit dibanding email promosi.

Namun sekali lagi, masih perlu untuk dibuktikan. Cara pembuktiannya bisa menggunakan A/B Testing jika diperlukan.

  1. Gunakan A/B Testing

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya ada kalanya kita perlu untuk melakukan tes apakah email bisnis yang kita kirimkan sudah memiliki tingkat efektivitas seperti yang kita harapkan. Untuk itulah kita bisa menggunakan A/B Testing.

Perlu diperhatikan, tips ini memang bukan untuk tahap pemula karena memerlukan upaya lebih lanjut dan penelitan yang memakan waktu. Namun apa salahnya, toh ini juga ilmu yang mungkin berguna bagi rekan-rekan pemilik bisnis. betul? 🙂

Faktanya adalah, email bisnis yang kita kirimkan tidak selalu bisa menarik minat konsumen (pasti). Namun dengan membandingkan antara satu email dengan email yang lain yang kita kirim ke konsumen, kita bisa meningkatkan persentase keefektifitasannya.

Teknik ini memang memerlukan penjelasan yang lebih panjang, maka akan kita bahas lebih detil pada artikel lain. Namun, secara garis besar kita bisa membandingkan dengan melihat beberapa poin yakni

  • From line (nama bisnis dan alamat email bisnis kita)
  • Subjek line
  • Preheader text
  • Isi email
  • dan, CTA

Kita tinggal membuat 2 jenis email berbeda berdasarkan komponen tersebut. Umumnya dari pengalaman, hasil lebih baik akan diraih melalui tes mendalam pada Subject Line dan Preheader Text.

  1. Perhatikan Frekuensi Pengiriman

Tentu kita tahu, bahwa apapun yang diberikan secara berlebihan justru akan memberikan dampak negatif. Sama dengan dalam email marketing, kita wajib memperhatikan frekuensi pengirimannya.

Data dari TechnologyAdvice (2019) menyebutkan bahwa hampir 46 % dari subscriber, akhirnya menandai email bisnis kita sebagai spam atau sampah karena kita mengirimkan email terlalu banyak.

Lalu bagaimana cara untuk mencegah hal tersebut terjadi. Teknik yang bisa kita terapkan dan menurut saya cukup tepat adalah, Frekuency Capping.

Sebenarnya ini adalah sebuah fitur yang terdapat pada beberapa layanan email bisnis profesional. Dengan menerapkan fitur ini, kita bisa melakukan setting seberapa banyak email yang akan dikirimkan ke satu konsumen tertentu, sehingga bisa menghindari over sending.

Fitur seperti ini, salah satunya ada di layanan email hosting Flockmail yang akan sedikit kita bahas nanti di akhir artikel, jadi sabar ya. 🙂

  1. Atur Daftar Email Kita

Ini juga salah satu hal lain yang sering saya temui ada banyak pemilik bisnis. Yang mereka pikirkan adalah, semakin banyak subscriber email dalam daftar email yang mereka miliki, maka akan semakin positif pengaruhnya pada kesuksesan bisnis.

Nyatanya tidak selalu semudah itu ferguso! Bahkan pada beberapa kasus memiliki banyak daftar email “buruk” justru akan menurunkan kredibilitas bisnis Anda.

Karena jika kita pikirkan kembali, tentu kita sadar bahwa tidak ada bisnis yang bisa mencakup semua segmen pasar ataupun konsumen. Bisnis selalu mempunyai ceruk sendiri dimana mereka berkembang.

Memang bukan hal yang mudah, untuk menentukan email mana yang pada akhirnya mempunyai potensi melakukan transaksi. Terutama bagi pemilik bisnis yang baru memulai usahanya. Namun bukan berarti kita harus mengabaikan keefektifitasan dari daftar email yang kita miliki.

Contohnya sederhana saja, kita bisa menyaring berdasarkan nama email ataupun domain email. Maksudnya seperti apa? Jadi contohnya..

hadirahardja@gmail.com

xxtu12@gmial.com

Email yang menggunakan nama orang memiliki kecenderungan valid (bukan bot) lebih baik dibanding email yang menggunakan kombinasi huruf dan angka acak.

Kemudian kita juga bisa melihat dari domain email yang digunakan. Jangan terkejut jika kita mempunyai daftar email seperti nama@xxxyyyzzz.com. Domain email semacam ini tentu lebih tidak terpercaya dan mungkin justru spam dibanding dengan domain superti @gmail.com atau @yahoo.com.

Itu tips mudahnya, namun lebih lanjut sebenarnya ada kog fitur penyaringan spam pada email, terutama untuk email bisnis.

  1. Memilih Layanan Pendukung yang Tepat

Segala sesuatu yang berhubungan dengan teknologi, merupakan ranah yang memiliki dinamisme yang amat tinggi. Demikian juga dengan email marketing.

Dari waktu ke waktu, akan selalu ada hal baru ataupun kondisi di mana sebuah cara sudah tidak bisa dilakukan atau mungkin akan muncul cara lain yang lebih efektif untuk diterapkan.

Oleh karena itu pesan bagi para pemilik bisnis, rekan-rekan semua harus selalu belajar dan mencari tahu seperti apa perkembangan tips marketing online terkini.

Dan tidak kalah penting adalah fasilitas pendukung untuk menjalankan email marketing kita. Untuk bisa dikatakan sudah memiliki email bisnis yang profesional, kita tentunya juga harus menyisihkan perhatian salah satunya menggunakan layanan hosting email.

Sederhana saja, tentu bisnis kita akan dinilai lebih profesional ketika kita memiliki email menggunakan domain sendiri, bukan menggunakan layanan gratis seperti Gmail atau Yahoo Mail.

Setuju? 🙂

Flockmail – Rekomendasi Layanan Email Bisnis Terbaik

Kita sudah memasuki area “dessert” atau menu penutup dari artikel kali ini, pada bagian ini saya akan membagikan rekomendasi layanan email bisnis yang bisa rekan-rekan pilih ketika ingin memasuki tahap email marketing yang lebih baik lagi.

Rekomendasinya adalah menggunakan layanan Flockmail.

Apa itu Flockmail? Flockmail adalah layanan yang dapat digunakan untuk mengatur email bisnis kita secara lebih efektif dan profesional. Selain sebagai media komunikasi, Flockmail juga memiliki kelebihan lain yang bisa membantu kinerja dan kolaborasi tim bisnis kita melalui layanan tambahan seperti kalender, kontak dan video konferensi.

Mengapa Flockmail bisa menjadi pilihan yang tepat untuk rekan-rekan pemilik usaha yang ingin upgrade layanan email marketing lebih baik lagi?

  1. Fitur Lebih Lengkap

Seperti di singgung pada salah satu poin sebelumnya, layanan email gratis semisal Gmail tentu memiliki keterbatasan dibanding dengan layanan email bisnis Flockmail.

Flockmail sendiri memiliki beberapa kelebihan fitur seperti email dengan Thread yang bisa membuat percakapan lebih mudah, Advanced Search yang dapat memfasilitasi pencarian arsip email, Undo Send fitur untuk mengkoreksi kesalahan pengiriman email dan masih banyak fitur-fitur lain yang pastinya sangat bermanfaat.

  1. Menfasilitasi Tim Bisnis

Jika kita menggunakan layanan seperti Gmail, maka alur pengiriman pesan antar tim ataupun pengelola usaha kita akan berjalan secara terpisah, karena tidak ada sistem yang menaungi komunikasi tersebut dalam satu wadah tertentu.

Berbeda dengan ketika kita menggunakan layanan email bisnis Flockmail. Bisnis kita akan menggunakan hosting tersendiri, di mana kita bisa mengelola segalanya secara lebih private. Mengingat juga semakin besar bisnis tentu memerlukan pengamanan data yang lebih baik pula kan…

Disamping itu, beberapa fitur lain seperti Video Converence, juga bisa menjadi opsi bagi bisnis untuk tetap berkomunikasi dalam kondisi tidak bisa bertatap muka. Sejalan dengan pemikiran yang telah saya bagikan pada awal artikel ini terkait dengan kondisi masa depan yang tidak bisa diprediksi.

Ketika seruan #kerjadarirumah sudah menjadi keharusan, Flockmail bisa menjadi solusi jembatan komunikasi yang jempolan.

  1. Biaya Terjangkau

Dan alasan terakhir mengapa Flockmail bisa menjadi rekomendasi yang baik bagi rekan-rekan pemilik usaha, adalah biaya layanannya yang terjangkau.

Sebagai informasi, layanan Flockmail bisa didapatkan kurang dari Rp 15.000 per akun tiap bulan! Tentunya nominal tersebut bisa dibilang sangat terjangkau bahkan untuk segala bisnis menengah yang tengah berkembang.

“Kemudahan Membangun Email Bisnis Profesional”

Sebagai penutup, rekomendasi yang saya berikan tentu bukan tanpa alasan. Karena memang email bisnis sudah menjadi hal yang cukup penting utamanya bagi mereka yang tengah memasuki persaingan internet marketing modern.

Dan bagi rekan-rekan yang tertarik untuk menggunakan layanan Flockmail, bisa langsung mengakses informasi lebih lengkapnya lewat penyedia jasa hosting email yang tidak perlu diragukan lagi, yakni Rumahweb.com di laman ini .

Kenapa harus RumahWeb?

Alasannya sangat sederhana, karena saya sudah membuktikan sendiri seperti apa kualitas layanan domain dan hosting murah dari Rumahweb.com. Dan saya sangat percaya dengan performa serta layanan dari Rumahweb.

Dengan pengalaman selama lebih dari 18 tahun serta telah dipercaya oleh puluhan brand besar dalam pengembangan website dan beragam layanan digital lainnya, Rumahweb.com bisa saya pastikan sebagai salah satu yang terbaik di Indonesia saat ini.

Blog ini pun sepenuhnya didukung oleh Rumahweb.com baik dari sisi penyedia domain maupun hosting. Selain itu, saya juga masih memiliki beberapa situs lain juga menggunakan hosting dari RumahWeb.com, belum termasuk sejumlah situs toko online dari rekan-rekan pemilik UMKM yang saya bantu pengembangannya.

Harapan terakhir, semoga artikel ini bisa memberikan manfaat bagi banyak pemilik usaha kecil maupun menengah yang tertarik untuk mengembangkan bisnis melalui fasilitas online dan secara umum bagi pembaca sekalian. Serta jangan sungkan untuk bertanya atau sharing terkait artikel ini pada kolom komentar.

Dengan bantuan dari penyedia jasa yang terpercaya seperti Rumahweb.com, saya sangat yakin perkembangan industri UMKM secara digital bisa semakin berkembang lebih baik dari waktu ke waktu.

salam hangat,

Mocha Majid.

.::.

Referensi & Data :

  • Pengalaman Pribadi
  • SearchEngineJournal.com
  • TechnologyAdvice.com
  • ATT.com
  • Rumahweb.com

*** Artikel ini disertakan pada “RumahWeb Blog Competition #3” dengan tema Pentingnya Penggunaan Email Profesional dalam Bisnis

Mau tau tulisan saya selanjutnya?

    We will process the personal data you have supplied in accordance with our privacy policy.